Mengenal Keberadaan Serangan Rayap Kayu Basah

Rayap merupakan jenis serangga yang hidup secara berkoloni dengan memiliki tatanan kasta yang teratur dalam koloninya, gunakanlah jasa basmi rayap untuk keamanan properti hunian anda. Sebenarnya, rayap juga mempunyai peran penting juga dalam mengurai kotoran atau bakteri dalam rantai makanan. Sehingga rayap termasuk dalam dekomposer atau pengurai yang bermanfaat bagi lingkungan khususnya dalam menyuburkan tanah. Salah satunya rayap kayu basah. Jenis rayap ini termasuk dalam salah satu spesies rayap yang paling sering ditemukan di daerah-daerah di Indonesia.

Dalam koloni rayap, terdapat tiga kasta yang masing-masing mempunyai tugas berbeda-beda. Koloni tersebut ditentukan berdasarkan bentuk fisik dari rayap tersebut. Koloni rayap kayu basah ini terbagi dalam tiga kasta juga. Rayap jantan sering dijadikan sebagai raja, dan rayap betina dijadikan sebagai ratu. Raja dan ratu ini mempunyai fungsi utama yaitu untuk bereproduksi atau memperoleh keturunan. Dalam proses menjadi rayap ini diawali dengan bentuknya sebagai laron, hingga sayap laron tersebut lepas dan mulai mencari lingkungan tempat tinggal yang tepat serta berubah koloni menjadi koloni rayap. Inilah ciri-ciri keberadaan rayap dalam rumah anda, untuk mengetahui keberadaan rayap dalam rumah.

  • Adanya alur rayap

Alur rayap biasanya berbentuk seperti tumpukan tanah yang memanjang. Alur rayap ini berasal dari sumber makanan yang tersedia hingga tempat tinggal rayap tersebut. Biasanya alur rayap ini berada di pojok dinding atau bahwa dinding, bawah kusen dan tempat lainya yang terbuat dari kayu serta yang bersuhu lembab.

  • Adanya sayap laron

Sebelum menjadi rayap, terdapat serangga laron yang bisa terbang. Dalam proses menjadi rayap, sayap akan lepas dan berjatuhan. Sehingga jika terdapat sayap laron yang berjatuhan maka akan ada serangan rayap yang mungkin menyerang rumah anda.

  • Benda yang terbuat dari kayu akan berongga

Jika kayu terserang rayap, maka semua elemen kayu di dalam kayu tersebut akan dimakan oleh rayap. Karena kayu mengandung selulosa yang menjadi sumber makanan untuk rayap. Sehingga kayu yang terserang rayap jenis ini akan berongga dan keropos. read more

Kenali Jenis Rayap Jantan dan Tingkatan Rayap

Kita kenal bahwa rayap merupakan jenis rayap pengrusak di dunia. Rayap sering menyerang bangunan gedung dengan serangan yang sangat parah, sehingga menyebabkan kerusakan yang sangat fital setiap tahunya. Kerusakan tersebut tentu saja dapat mengakibatkan kerugian finansial yang sangat besar serta kerugian segi fisik bangunan yang parah. Di Jakarta sendiri terdapat hampir 200 spesies rayap yang mempunyai koloni yang berbeda-beda. Dalam koloni rayap ini dibedakan berdasarkan bentuk fisik rayap tersebut, seperti rayap betina, rayap jantan, dan sebagainya. Tentu saja hal ini bertujuan agar rayap dalam melangsungkan keturunanya dan mempertahankan keberadaa hidup rayap.

 

Dalam koloni rayap, rayap jantan mempunyai peranan yang sangat besar. Rayap jantan sering dijadikan sebagai raja, dan rayap betina dijadikan sebagai ratu. Raja dan ratu ini mempunyai fungsi utama yaitu untuk bereproduksi atau memperoleh keturunan. Dalam proses menjadi rayap ini diawali dengan bentuknya sebagai laron, hingga sayap laron tersebut lepas dan mulai mencari lingkungan tempat tinggal yang tepat serta berubah koloni menjadi koloni rayap. Rayap merupakan jenis serangga primitif yang dapat mempertahankan populasinya di zaman sekarang ini. Karena rayap dapat tinggal dimana saja asalkan terdapat sumber makanan. Dan sumber makanan rayap adalah selulosa. Apa itu selulosa? Mengapa zat selulosa dibutuhkan oleh rayap?

 

Zat selulosa merupakan zat yang paling banyak ada di bumi. Selulosa paling banyak ada di dalam kayu dan kertas. Sehingga rayap sering menyerang kayu karena ingin mengambil selulosa dalam kayu tersebut. Melihat bentuk rayap yang kecil dan lunak, dalam mencerna selulosa dari kayu ini diperlukan enzim yang disebut dengan enzim selulase dan hewan bersel satu atau protozoa yang hidup dalam saluran pencernaan rayap. Adanya protozoa ini dikarenakan bakteri yang ada dalam rayap tersebut. Sehingga akan menghasilkan enzim selulose yang digunakan untuk mencerna makanan. Sama halnya dengan rayap betina atau rayap jantan. Mereka menjadi kasta pertama yang berperan penting dalam proses reproduksi atau memperoleh keturunan untuk bertahan hidup. read more